Slide # 1

Slide # 1

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Minggu, 31 Maret 2013

Judul Skripsi Peternakan



  1. ANALISIS PERBEDAAN KEUNTUNGAN ANTARA POLA PETERNAKAN KEMITRAAN DAN POLA PETERNAKAN MANDIRI DI KABUPATEN BLITAR
  2. STUDI PENANGANAN KESEHATAN AYAM PETELUR DALAM PROGRAM PENGOBATAN PENYAKIT DI KABUPATEN BLITAR
  3. SENSITIFITAS Salmonella pullorum SEBAGAI PENYEBAB PULLORUM UNGGAS TERHADAP LARUTAN BAWANG PUTIH (Allium sativum)
  4. DEGRADASI BAHAN KERING (BK) DAN BAHAN ORGANIK (BO) PADA JERAMI PADI DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS STARTER SECARA IN-VITRO
  5. STUDI PROGRAM PENCEGAHAN PENYAKIT AYAM PETELUR DI KABUPATEN BLITAR
  6. IDENTIFIKASI BIBIT AYAM PETELUR DI KABUPATEN BLITAR
  7. ANALISA KELAYAKAN USAHA TERNAK AYAM PETELUR DI KABUPATEN BLITAR
  8. PENDUGAAN MUSIM IKAN ?PELAGIS KECIL? DI PERAIRAN MUNCAR, BANYUWANGI, JAWA TIMUR
  9. PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH TERNAK (Feses kambing, feses ayam, feses sapi) DAN HIJAUAN (Daun Lamtoro dan daun Gamal) TERHADAP KADAR (K) KALIUM PADA PUPUK CAIR
  10. EVALUASI PENGGUNAAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP TAMPILAN PRODUKSI ITIK KHAKI CAMPBELL
  11. PENGARUH PENGGUNAAN BERBAGAI SUMBER PROTEIN PABRIKAN TERHADAP BERAT TELUR, EFISIENSI PAKAN DAN INCOME OVER FEED COST PADA AYAM PETELUR
  12. POTENSI PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN BALANGAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN
  13. PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAMUR TIRAM PUTIH TERHADAP KADAR LEMAK DAN ORGANOLEPTIK SOSIS AYAM
  14. KADAR LEMAK DAN TEKSTUR DAGING KELINCI PERANAKAN NEW ZEALAND PADA BERBAGAI UMUR PEMOTONGAN
  15. KANDUNGAN PROTEIN KASAR (PK), LEMAK KASAR (LK) DAN BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN (BETN) RUMPUT GAJAH (Pennisetum Purpureum) PADA KETINGGIAN TEMPAT YANG BERBEDA
  16. PENGARUH LAMA PERENDAMAN TELUR IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) DALAM HORMON METILTESTOSTERON TERHADAP KEBERHASILAN PEMBENTUKAN KELAMIN JANTAN
  17. PENGUJIAN HORMON METILTESTOSTERON DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PEMBENTUKAN MONOSEX JANTAN DAN PERTUMBUHAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus)
  18. EVALUASI PENGGUNAAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP EFISIENSI PAKAN dan INCOME OVER FEED COST (IOFC) ITIK KHAKI CAMPBELL
  19. EVALUASI PENGGUNAAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP BERAT,VOLUME DAN KETEBALAN CANGKANG TELUR ITIK KHAKI CAMPBELL
  20. EVALUASI PERFORMANS BEBERAPA STRAIN AYAM PETELUR DI PETERNAKAN RAKYAT (STUDI KASUS DI BERBAGAI KECAMATAN DI KABUPATEN BLITAR)
  21. KECERNAAN BAHAN KERING (BK) DAN BAHAN ORGANIK (BO) JERAMI PADI SECARA IN VITRO DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI PROBIOTIK
  22. PENGARUH PENGGUNAAN UPGRADING AMPOK TERHADAP TAMPILAN PRODUKSI AYAM PETELUR STRAIN LOGHMAN
  23. ANALISIS KANDUNGAN POSPOR (P) PADA PUPUK CAIR BERBAHAN BAKU FESES TERNAK DAN URIN KELINCI DENGAN PENAMBAHAN HIJAUAN
  24. STUDI MANAJEMEN PERKANDANGAN AYAM PETELUR DI KABUPATEN BLITAR
  25. STUDI KASUS ANALISA USAHA DENGAN BERBAGAI POLA PADA PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN SUKOMORO MAGETAN
  26. Analisis Efisiensi Produksi Telur Pada Peternakan Ayam Petelur Di Desa Canggu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri
  27. KORELASI KANDUNGAN SERAT KASAR DENGAN RESIDU PESTISIDA PADA PAKAN SAPI PERAH
  28. ANALISA SUMBER KONTAMINASI PESTISIDA PADA PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI KABUPATEN MALANG
  29. KORELASI KADAR LEMAK DENGAN RESIDU PESTISIDA PADA SUSU SAPI PERAH
  30. PENGARUH PEMBERIAN IMMUNOMODULATOR LEVAMISOL PRA VAKSINASI AVIAN INFLUENZA TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN RESPON KEKEBALAN NON SPESIFIK PADA AYAM PETELUR
  31. KORELASI ANTARA KARAKTERISTIK BERAT BADAN DENGAN PRODUKSI DAN INDEKS TELUR ITIK MANILA (Cairina moschata) DI KOTA MALANG
  32. PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH PETIS DALAM RANSUM TERHADAP KANDUNGAN KOLESTEROL DAN LEMAK TAK JENUH DAGING ITIK JANTAN MOJOSARI UMUR 40 HARI
  33. PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH PETIS TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAGING SERTA IMBANGAN DAGING DAN TULANG ITIK MOJOSARI JANTAN
  34. TAMPILAN PRODUKSI BERBAGAI STRAIN AYAM PEDAGING
  35. PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH PETIS DALAM PAKAN TERHADAP BERAT AKHIR DAN PERSENTASE KARKAS ITIK MOJOSARI JANTAN
  36. PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG LIMBAH PETIS DALAM RANSUM TERHADAP KONSUMSI DAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN ITIK JANTAN MOJOSARI (Anas javanika)
  37. REKAYASA SUMBER ENERGI DAN ASAM LEMAK RANSUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN TINGKAT KEJENUHAN ASAM LEMAK DAGING ITIK MOJOSARI JANTAN
  38. SUMBANGAN SUB SEKTOR PETERNAKAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA SUKABUMI
  39. ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN REMBANG: STUDI DI KECAMATAN KRAGAN KABUPATEN REMBANG
  40. PENGARUH PEMBERIAN CMR (Cattle Milk Replacer) TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN TERNAK KELINCI
  41. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MERK COMPLETE FEED TERHADAP KONSUMSI PAKAN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN EFISIENSI PAKAN TERNAK DOMBA
  42. PENGARUH TINGKAT LAKTASI TERHADAP KADAR LEMAK DAN BERAT JENIS (BJ) AIR SUSU PADA SAPI PERAH PERANAKAN FRIES HOLLAND (PFH)
  43. PENGARUH PENGGUNAAN BEKATUL FERMENTASI DENGAN EM4 (efektif mikroorganisme) TERHADAP KONSUMSI, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KONVERSI PAKAN PADA AYAM BROILER
  44. ANALISA AKTIVITAS ENZIM DIASTASE PADA MADU YANG DIPASARKAN DI KOTA MALANG
  45. PENGARUH PERBEDAAN BAHAN ATAP KANDANG TERHADAP KONSUMSI PAKAN, BERAT AKHIR DAN FEED CONVERTION RATIO AYAM PEDAGING
  46. PROFIL AKTIVITAS GENDER DALAM BUDIDAYA LEBAH MADU PADA PERIODE MUSIM PACEKLIK DI KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG
  47. OPTIMALISASI PEMBERIAN LEGOR DAN BIOPLUS ? Candida utilis TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI PAKAN SAPI PERAH PFH
  48. PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN TERHADAP JUMLAH LARVA dan LUAS SARANG LEBAH MADU Apis Mellifera PADA MUSIM PACEKLIK DI KELOMPOK TERNAK LEBAH MADU DI MALANG
  49. STUDI TENTANG KETERKAITAN WARNA AIR DENGAN KELIMPAHAN DAN DOMINANSI FITOPLANKTON PADA BEBERAPA KOLAM BUDIDAYA AIR TAWAR DI KABUPATEN MALANG ? KOTA BATU
  50. PENGGUNAAN DEDAK HALUS DAN KOTORAN AYAM SEBAGAI PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN CACING RAMBUT ( Tubifex tubifex )